2 Februari 2015,
Pembuka bulan Februari ada hal yang berbeda saat kami ber 6
kompak menjadi “ tim usil” di rumah.
Namanya Drs. Taufik Rakhman, kami memanggil beliau dengan
sebutan “ Bapak”. Bapak dikenal sebagai orang yang galak kadang, walaupun lebih
tepat disebut orang yang begitu tegas. Peace pak ;)
Bapak lahir di Kota Pemalang, 2 Februari 1962, beneran kota
loh karena dekat alun-alun rumah kami di Pemalang.. hehe. Hari ini tepat 53
tahun usia beliau. Sebenarnya bapak tidak terlalu suka dengan perayaan-perayaan
termasuk perayaan ulang tahun.
Namun kali ini bukan perayaan ulang tahunnya yang special,
namun surat dari putra putrinya yang menjadi sangat special saya rasa di hari ini.
Surat pertama dari Mba Evi, nama lengkapnya Evi Sofia
Fitriani… mba Evi bingung katanya mau nulis apa, tapi akhirnya membuat surat
juga, karena itu sudah kewajiban.. hehe
Begini suratnya,
Pa… selamat ulang tahun yaa
Semoga panjang umur, sehat selalu, dan selalu bermanfaat
untuk orang lain… Aamiin
Saya gak tau mau ngomong apa, tapi perlu bapak tahu KAMI
SEMUA MENYAYANGIMU..
Singkat,
padat namun jelas :D
Surat kedua dari Mba Dini, tak perlu dijelaskan nama lengkapnya
yaa.. surat ini sudah dirancang beberapa hari yang lalu, namun baru bisa
tertuang 1 Februari pukul 21.00 saat Mas
Nabil mengingatkan pada kakak-kakaknya untuk membuat surat, karena baru 2 surat
yang terkumpul…
Panjang, lumayan padat dan insyaallah jelas
Bapak, selamat ulang tahun yaa..
Semoga panjang umur, sehat selalu, sukses dan dilimpahi
kebaikan disetiap waktu.. aamiin
Bapak, terimakasih sudah membesarkan kami dengan penuh kasih
sayang, tanpa kenal lelah.
Bapak, kini putrimu sudah beranjak dewasa dan dengan bekal
darimu ia sedang belajar untuk mulai belajar hidup mandiri, walaupun masih seringkali meminta padamu
saat ku tak bisa menyelesaikannya sendiri.
Maafkan putrimu yang belum bias membahagiakanmu. Kebahagiaan
bapak dan ibu adalah cita-cita yang ingin kami capai.
Segala kata takkan bisa melukiskan sayangmu pada kami.
Segala hal tak bisa membalas pengorbananmu untuk kami.
Do’amu sungguh kami rasakan dalam menjalani hidup ini. Do’a
juga yang bisa menjelaskan bahwa kami menyayangimu.
TETAPLAH MENJADI KEBANGGAAN KAMI BAPAK…
KAMI
MENYAYANGIMU
‘
putrimu ‘
Nah, surat yang ketiga dari Mba Selvi Maulida Rakhmawati,
kata bapak surat ini surat yang paling pedas, sepedas nasi gorang buatan bapak
tadi pagi..hehe
Suratnya berbahasa inggris, it’s her letter
Dear daddy
It’s feeling so mad to write this letter after you got angry
with me in the midnight. But I have to…
First of all, I wanna say HAPPY BIRTHDAY MY DADDY…..
I wish god bless you, your business project will work successfully,
get more money :D ,
long age, healthy inside, fresh outside :)
Second, I just wanna say THANK YOU FOR EVERYTHING. You
always gives me much of lesson for this crazy life. You’re not superman,
batman, ironman or another superheroes in the avenger movies but you’re the
real superhero for my life.
Third, I’m sorry for made a lot of mistakes. Don’t leave
anymore because WE LOVES YOU. You makes my life complete and hope you happily
everafter with mom. Aamiin
Sorry for my bad English letter Mr Taufik
Thank you, HAPPY BIRTHDAY
Keempat, dari mas Nabil Rizky Zamzami.. surat ini lebih
singkat dari suratnya Mba Evi. Mas Nabil yang paling semangat buat surat loh, sampai
nagih sama kakak-kakaknya.. ternyata hanya Mas Nabil yang pake salam dalam
suratnya dan kita harus belajar dari Jagoan kita ni hehe
Begini surat mas Nabil
Assalamu’alaikum
Selamat ulang tahun bapa, semoga panjang umur
Dari Nabil Rizky Zamzami untuk bapa.
Dari Nabil yang ganteng lho
Jiah narsis
juga ternyata adeku ini, pake ganteng segala.. Gimana gak ganteng coba,
saudaranya perempuan semua.. hehe ;)
terakhir surat dari suratnya Azqia Aurora Madina. Kami biasa
memanggilnya “ adek” atau “klodek”.hehe
Adek masih sekolah di TK, namun tak mau ketinggalan
meramaikan agenda bulan Februari ini..
Selamat ulang tahun ke 53 BAPAK
Dari Azqia Aurora Madina
Lengkap dengan gambar bapak yang lebih mirip gambar upin..hehe
Masih ada yang kurang sebenarnya, surat dari ibu.. tak
apalah.. tak perlu diungkapkan dengan surat, sudah pasti ibu begitu menyayangi
bapak, sudah 25 tahun gitu mereka hidup bersama.. iiihhhiiirr…
Jadi pagi ini ceritanya, bapak yang sedang menonton televisi
di ruang tengah tiba2 mendapat kue tart disertai dengan lagu selamat ulang
tahun dari kami.. potongan pertama itu diberikan pada ibu, ya iyalah sama ibu ;),
nah selanjutnya kami yang berebut mendapat potongan-potongan selanjutnya.. Bukan masalah kue yang lezat,
namun kebanggaan saat menjadi pemenang dalam kompetisi inilah yang
menyenangkan. ( Kompetisi berebut kue hehe)
Nah setelah itu, dibukalah kado untuk bapak disertai surat dari
kami, berurutan dari Mba Evi sampai Adek.
Kami bagai tersangka yang ketauan,
kabur saat bapak mulai membaca satu persatu surat dari kami. Sebenarnya kami
dipanggil ke kamar bapak, tak tahu untuk apa namun kami lebih memilih kabur ke
kamar..
Tiba-tiba bapak masuk ke kamar kami dengan tangisan itu,
tangis haru… hehe bapak map ya kami jail..
Satu per satu bapak memeluk kami, entah kapan terakhir kali
bapak memeluk kami. Sudah lupa saat2 itu, namun pasti itu saat kami kecil..
pelukan itu begitu hangat, pelukan dari orang yang begitu kami cintai dan
mencintai kami.
Ibu yang baru pulang dari membeli sayuran bingung saat
melihat bapak menangis, seorang bapak menangis..hehe
Kami menyayangimu Bapak, Kami menyayangimu ibu..
Semoga Allah selalu melindungi keluarga kami, selalu
dibimbing menuju RidhoNYA, selalu menguatkan dalam Do’a.. aamiin
