Translate

Rabu, 06 Juni 2018

Juni 26




Seringkali mengerti, tapi seringkali juga lupa bahwa batas antara percaya diri dan kesombongan begitu tipis. Kita yang sedang belajar menata diri untuk menjadi pribadi yang dipercaya oleh diri sendiri seringkali dihadapkan dengan sebuah kesombongan.

Seringkali mengerti batas antara rendah hati dan nyali yang ciut begitu dekat, sehingga rendah hati bisa saja dijadikan topeng atas ketidakberanian.

Begitupun batas antara menasehati dan menggurui begitu dekat, sehingga terkadang sering bersenggolan. Membuat kita belajar bahwa tidak hanya berbicara tentang permasalahan diri saya, tapi juga permasalahan orang lain. Tidak hanya tentang jalan saya, tapi juga jalan orang lain. Jalan yang tidak selalu sama dengan jalan yang telah atau akan saya ambil.

Yang paling dekat bisa jadi adalah yang paling jauh dan yang terjauh bisa jadi adalah yang paling dekat. Layaknya malam ke pagi, bisa jadi begitu dekat, bisa jadi begitu jauh. Semua begitu mudah bagiNya. Berjalan dulu belum tentu sampai lebih dulu, yang berjalan dibelakang belum tentu terlambat sampai. emua begitu mudah bagiNya.

Semakin lama, semakin belajar memahami bahwa yang begitu banyak kelebihan pun memiliki kekurangan dan yang memiliki kekuranganpun banyak kelebihan. Menjadikan kekurangan sebagai suatu penyadaran bahwa kita bukanlah makhluk yang sempurna. Menjadikan kelebihan yang diberikan sebagai alasan untuk terus berbagi.

Kalimat nasehat untuk terus belajar seringkali kita dengar. Belajar memahami bahwa sejatinya tidak ada titik berhenti belajar, kecuali jika waktu telah habis. Tentang apa yang sudah dilaksanakan dan sedang direncanakan.

Belajar bukan hanya belajar keluar tentang jauhnya melangkah, tentang banyaknya kawan, tentang banyaknya buku yang dibaca tetapi juga belajar kedalam untuk mengenal siapa diri sendiri, apa tugas dan sudahkah dilaksanakan, tentang mengapa Allah mengizinkan diri ini berada ditempat sekarang.

Belajar bahwa apapun pilihan yang dihadapkan, pilihlah yang membuatmu lebih dekat denganNya.
Semakin hari, semakin bertambah usia, semakin banyak belajar.




Jazakumullah khairan do’a terbaiknya.

#RamadanKareem
Purwokerto, 7 Juni 2018