Setiap
orang memiliki cara berjuang sendiri- sendiri untuk meraih apa yang ia citakan,
untuk memperjuangkan apa yang ia yakini. Tujuan yang ia rasa akan begitu
menyenangkan ketika kita sampai kesana. Namun ternyata, lelah selalu ada untuk
menemani, kebosanan hadir untuk menguji apakah hal itu benar-benar kita
inginkan, atau kita hanya mencari kesenangan sesaat tanpa mau bertemu dengan
sebuah hambatan.
Ada
yang memilih berhenti atau bahkan mundur, namun ada juga yang memilih untuk
beristirahat sejenak, kembali mengumpulkan energi lalu kembali melanjutkan
perjalanan. “ tak mengapa pelan, jika terus berjalan aku yakin suatu saat akan
sampai” katanya.
Ada
yang merasa bahwa hambatan yang ia hadapi jauh lebih besar dari kemampuan yang
dimiliki. Disisi lain kita juga bertemu dengan ia yang bisa mengambil pelajaran
dari setiap kejadian, bisa terus mendewasa karena pengalaman dan semakin bijak
saat bertemu dengan banyak orang.
Kita
belajar bahwa ada hal yang mungkin tidak kita maukan kedatangannya akan hadir
dalam perjalanan ini untuk menemani. Ada rasa tak nyaman yang hadir untuk mengingatkan
kita bahwa beginilah perjuangan, tidak mudah.
Saat
langkah, pundak dan pikiran terasa berat untuk kembali melanjutkan perjalanan.
Ingatlah bahwa kita sudah pernah menurunkan ego untuk mau melangkah, dan itu
tidak mudah bukan?. Kita sudah banyak bertemu dengan kesulitan dan kita bisa
bertahan bahkan terus berjalan bukan?
