Translate

Jumat, 25 September 2015

untuk sebuah peran, Ibu



Dinginnya udara malam ini bersatu dengan perjuangan seorang ibu yang hendak melahirkan anak ketiganya.

Terfikir apa kelak saat aku melahirkan aku bisa menasehati diriku sendiri, menarik nafas panjang, tidur miring kiri, perbanyak istighfar, belum boleh meneran saat pembukaan belum lengkap. MasyaAllah, inilah sebuah perjuangan.

“Sembilan bulan ku dalam rahimmu
Bersusah payah oh ibu jaga diriku
Sakit dan lemah tak kau hiraukan
Demi diriku oh buah hatimu” ( Lagu Ibu)

Hamil, kata yang begitu indah dalam sebuah pernikahan.9 bulan 10 hari, waktu  panjang, namun terasa singkat saat dilalui ( kurang lebih seperti itu kata yang sudah pernah merasakannya :D), hari dengan adanya kehidupan lain di dalam tubuh, bersahabat dengan makhluk kecil didalam rahimnya. 

Banyak perubahan saat sahabat itu ada. Mual muntah diawal kehamilan, sering BAK karena rahim yang semakin membesar, mulai berbagi makanan dengan janin. Memasuki trimester 2 saat jantung janin mulai berdetak, saat ibu mulai merasakan gerakkan di dalam rahimnya, mulai bercanda saat ia mulai menendang-nendang. Trimester ketiga saat perut semakin membesar dan akan tiba saat yang ditunggu.

Begitu mulianya wanita hamil dalam Islam, hingga Rasulullah bersabda “apabila seorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah SWT mencatatkan baginya 1.000 kebaikan dan menghapuskan 1000 kejahatan”

Saat kontraksi semakin sering, semakin lama, saat jalan lahir mulai membuka, saat kepala janin mencari jalan untuk keluar.kau begitu sabar melewati waktu ini, saat sakit itu harus kau tahan, saat kau makan dan minum bukan karena lapar dan haus, tapi karena kau ingin kuat saat meneran. “ibu saat kau mulai sakit hendak bersalin inilah, Allah SWT mencatat bagimu pahala orang yang berjihad di jalan Allah”

Perasaan tak karuan, tak bisa tidur, segala posisi sudah kau coba, tak enak, namun tak ada kata mengeluh keluar lewat bibirmu yang selalu beristighfar.

Ibu, kau nampak anggun saat melahirkan, bulir-bulir keringat menunjukkan bahwa engkau adalah perempuan  yang kuat.

 Kepalanya semakin terlihat jelas dan terlahirlah hingga lehernya , ia berputar secara otomatis untuk melahirkan bahunya hingga seluruh badan terlahir semua. ibu “saat engkau melahirkan anakmu, keluarlah engkau dari dosa-dosa seperti keadaan ibumu melahirkanmu”

Begitu istimewanya perempuan dalam Islam.

Lihatlah sekarang putramu berada diatas perutmu, ia berusaha mencari asi sendiri. Ia merangkak naik dari perutmu, hangat tubuhmu menjadikannya tenang dan tentram bersamamu. Setiap tegukan asi yang ia minum, Allah berikan satu kebaikan untukmu.




Selamat datang anak shaleh, sehat- sehat yaa ;)
                                                                                                          
                                                          Puskesmas 1 Kembaran, 22-23 Sept 2015

1 komentar:

  1. Yuk Merapat Best Betting Online Hanya Di AREATOTO
    Dalam 1 Userid Dapat Bermain Semua Permainan
    Yang Ada :
    TARUHAN BOLA - LIVE CASINO - SABUNG AYAM - TOGEL ONLINE ( Tanpa Batas Invest )
    Sekedar Nonton Bola ,
    Jika Tidak Pasang Taruhan , Mana Seru , Pasangkan Taruhan Anda Di areatoto
    Minimal Deposit Rp 20.000 Dan Withdraw Rp.50.000
    Proses Deposit Dan Withdraw ( EXPRES ) Super Cepat
    Anda Akan Di Layani Dengan Customer Service Yang Ramah
    Website Online 24Jam/Setiap Hariny

    BalasHapus